Jakarta (3/9) – Standar Operasional Prosedur atau Tata Cara Kerja Baku yang dapat disingkat sebagai SOP, adalah suatu alur/cara kerja yang sudah ter-standardisasi. SOP ini memiliki kekuatan sebagai suatu petunjuk. Hal ini mencakup hal-hal dari kegiatan yang memiliki suatu prosedur tertulis yang pasti.
Terkait hal tersebut, pengurus dari departemen dakwah PW (Pimpinan Wilayah), Pimpinan Daerah (PD), dan Pimpinan Cabang (PC) Persaudaraan Muslimah (Salimah) DKI Jakarta mengikuti kegiatan Sosialisasi Panduan dan SOP Departemen Dakwah Salimah dan Training For Trainee (TFT) Kepalestinaan yang diadakan oleh departemen Dakwah Pimpinan Pusat (PP) Salimah.

Acara yang diadakan di SMIT Darul Qur’an, Gunung Sindur, Bogor, pada Ahad (3/9), diikuti oleh utusan dari provinsi DKI Jakarta, Banten, Lampung, dan Jawa Barat.

Dalam kata sambutannya, Ir. Etty Pratiknyowati, selaku ketua umum Salimah, menyampaikan tentang
keberadaan SOP di organisasi sebagai pedoman kerja yang harus ditaati semua pihak. SOP berguna untuk menjelaskan bagi pengurus yang bergabung dalam sebuah organisasi, untuk mengetahui apa saja tugas dan tanggung jawabnya, serta alur pelaporan kinerja yang ia lakukan.
“Kita juga jangan putus dalam doa dan bantuan kita terhadap Palestina . Ini bisa untuk menjaga keistiqomahan kita. Akan banyak keberkahan bila kita peduli terhadap kondisi Palestina,” ujar Etty.

Dr. Hj. Aan Rohana dari Dewan Pertimbangan Salimah Pusat (DPSP) mengatakan dalam motivasinya, bahwa dakwah itu harus sabar, indah, berproses, bisa menahan diri, dan penuh kasih sayang.
“Buat nyaman semua jemaah, demikian juga pengurus yang aktif, karena kita semua adalah penerus dakwah nabi,”pesannya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan tentang SOP dari para pengurus departemen dakwah Salimah pusat. Mulai dari SOP Baitul Qur’an Salimah (BQS), Forum Silaturahmi Majelis Taklim (Forsil MT), dan Pembinaan dan Pemberdayaan Anak Yatim (P2AY).


Di akhir acara, para peserta bersimbah air mata menyaksikan pemaparan tentang kondisi Palestina. Penggalangan dana untuk Palestina berhasil terkumpul sekitar sembilan belas juta rupiah dan sejumlah perhiasan logam mulia.

Barakallah tim dakwah. Semoga makin solid menjalankan amanah.
