Mau ada pergantian apapun di dunia. Mulai dari kalender sampai pemimpin.
Mau ganti trend atau ganti Friend.
Semua akan tetap sama saja kalau :
1. Takwamu tidak bertambah
2. Ilmumu tidak bertambah
3. Dan amalmu tidak bertambah
Jika ketiga di atas tidak berubah.
Maka satu-satunya yang berubah hanyalah umurmu. Yang sebenarnya semakin hari semakin sedikit. Dan kesempatan pun kian menipis.
Tidak usah terlalu takjub pada perubahan jika perubahan yang dimaksud bukanlah dirimu.
Jika semua hal berubah kecuali dirimu, itu sebenarnya berarti bahwa, dunia perlahan sudah meninggalkanmu dan melupakanmu.
Masih adanya umur seharusnya menjadi modal utama mendekatkan diri kepada Allah. Makin takwa sebelum ajal tiba.
Dan kesempatan hidup setiap hari juga merupakan kesempatan untuk mengubah pengetahuan dengan menambah ilmu. Sehingga dikatakan.. “Carilah ilmu dari buaian sampai ke liang lahat”. Karena setiap hari seharusnya adalah belajar.
Dan ilmu tiada berguna jika tidak pula bertambah amal. Karena buahnya ilmu adalah amal.
Sudah tahu, ya harus melakukan.
Sudah tahu caranya, ya harusnya memudahkan menambah amal.
Jika kau dapati tahun bertambah, waktu berlalu, dan amalmu tak jauh beda dari sebelumnya, maka itu adalah musibah.
Allah SWT berfirman dalam Alquran Surah Al-Hasyr (59): 18 yang berbunyi:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
✍ *Ditulis oleh Andre Raditya*
•┈┈••••••○❁❀KOMA❀❁○••••••┈┈•
PJ Kepenulisan : 📝 _Fia Mustafiah_
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰