BIAYA HAJI NAIK, INI SEBABNYA

Jakarta (20/1) – Adanya peningkatan biaya pelaksanaan ibadah haji dan panjangnya masa tunggu keberangkatan jemaah haji Indonesia, membuat berbagai pihak terkait, harus berpikir keras. Perdebatan di DPR cukup panjang, hingga dirasa perlu untuk berangkat ke tanah suci demi bertemu dengan para rekanan penyedia jasa layanan haji di sana.

Demikian ungkap Amri Yusuf, pejabat dari kesekretariatan BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji), saat membuka acara Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Haji, yang dilaksanakan pada Jumat (19/1/24), di hotel Ibis Style, jl. Simatupang, Jakarta.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk transparansi, informasi timbal balik dan sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan haji.

Acara dihadiri oleh utusan dari berbagai organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat. Turut hadir para pengurus PW Salimah DKI Jakarta dan PD Jakarta Selatan.

Lebih lanjut Amri menyatakan dalam sambutannya, bahwa mekanisme pengelolaan haji di Indonesia berbeda dengan negara lainnya. Di sini, penetapan biaya haji harus melibatkan pemerintah, parlemen dan BPKH.

Walaupun protes akan penetapan biaya haji pada November 2023 tidak seramai saat awal tahun di Januari 2023, banyak masyarakat yang masih merasa keberatan. Bukan hanya jumlah biaya yang diributkan, tapi juga alokasi beban yang harus ditanggung jemaah sebesar 40 persen dari total biaya. Sedangkan di tahun 2024 ini, ummat masih memandang mahal biaya haji, walau sudah turun di angka 56 juta rupiah dengan subsidi sebesar 5,3 juta rupiah per orang .

Berikutnya, adalah Hidayat Nur Wahid, yang sedang mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI komisi VIII, memberikan kata sambutan dan pemaparannya.

“Siapapun yang membantu perjuangan pelaksanaan ibadah haji, akan mendapat pahala seperti yang berangkat,” ujarnya.

Dulu keuangan haji dikelola oleh departemen agama (Depag). DPR lalu mengusulkan agar ada badan tersendiri yang mengelola keuangan haji. Maka dibentuklah BPKH. Jadi Depag tinggal pelaksanaannya saja.

Tahun ini, Indonesia mendapat tambahan kuota sebesar 20.000 dari negara Saudi Arabia. Agar semakin pendek masa tunggu jemaah haji. Untuk Jakarta masa tunggu adalah selama 28 tahun. Daerah yang memiliki masa tunggu terlama adalah Banten dan Sulawesi Selatan, sampai 48 tahun.

Upaya terus dilakukan, agar tempat ibadah haji makin luas, sarana haji makin mudah, sehingga jemaah bisa berangkat lebih banyak. BPKH adalah lembaga yang tidak
pernah tersangkut kasus di KPK. Ini menandakan BPKH adalah lembaga yang amanah. Agar semakin dipercaya, BPKH kini juga menyampaikan informasi melalui media sosial.

Selama ini kewenangan mengelola dana haji berada di tangan pemerintah dan DPR.
BPKH hendaknya diberi kewenangan pula untuk mengelola dana haji di bisnis-bisnis yang menguntungkan.

Tersedia dana sebesar 1,5 triliun rupiah. Bila keuntungan mencapai delapan persen saja, maka bisa mendapatkan keuntungan sebesar 4 triliun nantinya. Ini bisa menutupi kekurangan dana haji. Jadi beban setoran bisa dikurangi. Karena dengan dilibatkan sebagai pengelola, tentu BPKH akan tahu jumlah realistis biaya haji. Diharapkan dengan cara ini kita semua bisa saling menguatkan.

Di lain pihak, Madani Mahali, pembicara yang juga seorang calon anggota DPD, menyatakan pendapatnya. Menurutnya
masyarakat masih merasa berat bila biaya haji mencapai 56 juta per orang, walaupun sudah mendapatkan subsidi. Masih harus menambah cukup banyak dana meskipun sudah menabung bertahun-tahun di tabungan haji. Ada juga pihak yang menawarkan berangkat haji dengan memakai visa ziarah, namun ini belum tentu legal. Biaya haji tawaran dari agen perjalanan resmi juga sangat mahal.

Komponen biaya haji juga perlu dijelaskan. Biaya penerbangan merupakan paling besar komposisinya. Jemaah harus menanggung biaya penerbangan pesawat sebanyak empat kali, walau hanya menggunakannya dua kali. Karena pesawat kosong saat kembali dari mengantar dan saat menjemput, biayanya dibebankan kepada jemaah.

Keberadaan bandara penerima pesawat pengantar jemaah haji, juga mempengaruhi biaya. Hanya ada dua bandara yang digunakan untuk pesawat haji yaitu di Jeddah dan Medinah. Selama musim haji, kedua bandara tersebut tertutup untuk lalu lintas pesawat lain. Akhirnya dana penggunaan bandara dibebankan kepada pesawat haji dari seluruh negara yang mengirimkan jemaahnya.

Saat ini pemerintah sedang mencari kemungkinan bisa tidaknya dua kota di antara Jeddah dan Medinah, yaitu Thaif dan Qosim, menjadi bandara tambahan. Karena masa tinggal jamaah di tanah suci menjadi lebih lama, disebabkan adanya antrian pesawat bila hanya menggunakan dua bandara. Tentu saja masa tinggal jemaah yang seharusnya bisa dipercepat, menjadi tambahan biaya lagi.

Demikian juga akomodasi seperti hotel, biayanya cukup besar. Oleh karena itu ke depannya pemerintah akan investasi di bidang akomodasi haji ini. Bila punya tempat tinggal sendiri, tidak perlu sewa kamar hotel, tentu ini akan bisa mengurangi biaya haji.

BPKH pernah mencoba melakukan konstruksi tentang sejarah haji di Indonesia sejak zaman kolonial. Saat itu berhaji perlu waktu bulanan hingga setahun. Jemaah haji dari Indonesia Timur berlayar dulu ke Aceh. Mereka belajar agama termasuk tentang ibadah haji, hingga Aceh terkenal disebut sebagai serambi Mekkah. Motif berhaji saat itu selain ibadah adalah untuk berdagang dan menuntut ilmu. Biaya haji masih 3.550 rupiah. Tahun 1952 mulai ada pesawat terbang, 16.691 rupiah ongkos haji saat itu. Belum ada subsidi. Di tahun 1979 biaya haji sebesar 1juta an/orang. Di tahun 1998 harus bayar 8 juta 800 ribu/orang .
Tahun 1999 saat masa reformasi, biaya makin membengkak hingga senilai 27 juta rupiah .
Bila menginginkan biaya haji yang stabil, dana tabungan hajinya lebih baik memakai emas.

Subsidi haji mulai muncul di tahun 2010. Karena kebijakan pemerintah saat itu adalah membuka pendaftaran sepanjang tahun. Hingga muncullah daftar tunggu. Pihak bank pun melihat potensi bisnis di sini. Pemerintah menjadikan hasil investasi deposito dana haji di bank untuk subsidi bagi jemaah yang mau berangkat. Misalnya biaya 38 juta, peserta haji hanya byr 35 juta. 3 juta disubsidi. Sementara jemaah yang masih dalam daftar tunggu tidak mendapat apa-apa.

Diperkirakan di tahun 2027 akan ada bencana dana haji. Disebabkan karena metode perhitungan antara kalender Hijriah dan Masehi berbeda, maka akan ada dua kali penarikan dana haji pada tahun tersebut. Sebab musim haji ada di Januari dan November. Jemaah ada kemungkinan harus membayar penuh tanpa subsidi.

Bila subsidi yang sudah dirasakan bertahun-tahun, tiba-tiba dicabut, maka masyarakat akan menganggap haknya telah dihilangkan. Dalam dunia ekonomi, ini dinamakan perangkap kesejahteraan.

Di BPKH ada dua dana yang dikelola yaitu dana haji dan dana abadi ummat. Dana haji harus diinventasikan dengan hati-hati untuk kepentingan haji. Tidak boleh digunakan untuk hal lain.

Sedangkan dana abadi umat diperoleh dari dana efisiensi tahun-tahun sebelumnya dan dana tersebut diserahkan ke BPKH bersamaan dengan dana haji. Dahulu saat diterima jumlahnya tiga triliun, sekarang sudah mencapai 3,8 triliun. Dana awal tidak boleh berkurang. Keuntungannya yang dipakai untuk pendidikan, sosial, dan sebagainya.

Banyak yang mengira, biaya haji Indonesia lebih mahal dibanding negara Asean lainnya. Padahal bila dilihat dari kurs dolar, Indonesia yang paling murah. Lebih murah daripada Turki dan negara Afrika sekalipun.

Cara Indonesia memutuskan besaran biaya haji mulai dilirik negara lain. Seperti Malaysia yang biasanya membagi biaya haji dalam tiga segmen : haji VIP, haji standar yang membayar penuh, dan haji yang mendapat subsidi sebesar 60 persen. Ini mengakibatkan terbebaninya pengelolaan dana haji mereka.

Saat ini Malaysia tidak akan mengumumkan biaya haji mereka sebelum Indonesia. Rapat pihak terkait biaya haji Indonesia dibolehkan untuk disiarkan ke luar negeri, sehingga mereka lebih memahami dan bisa mengambil keputusan yang tepat untuk biaya haji jemaah di negaranya.

Ke depannya nanti BPKH akan mengusulkan perlunya rasionalisasi dana subsidi agar tidak membebani dana pengelolaan haji nantinya. Semoga dengan adanya niat Arab Saudi untuk memperluas fasilitas dan memperbanyak kuota haji di tahun 2030 dapat terlaksana dan turut meringankan biaya haji Indonesia.

(Emy, Humas PW DKI Jakarta)

SELALU NYETOK LEBIH agar SEMANGAT BERJUALAN


Kiat agar lebih bersemangat untuk meningkatkan penjualan bagi Ria, seorang wanita karir yang memiliki usaha sampingan berupa minuman koktail buah adalah dengan membuat stok minuman lebih banyak dari biasanya. Karena dengan begitu, kita akan berupaya dan berdoa lebih kuat, dengan melihat stok yang ada.

Hal ini pernah terjadi. Karena merasa mumpung lagi liburan, Ria membuat minuman lebih banyak. Sang suami sampai heran dan khawatir. Tapi Ria tetap optimis. Ia pun mengadu kepada Allah.
“Ya Allah, bagaimana ini? Sudah jam segini, stok masih banyak. Sedangkan buah sudah dibeli dari kemarin. Kalau nggak segera diolah, buahnya bisa busuk.”
Alhamdulillah, Allah bukakan jalan. Ada yang beli dalam jumlah banyak dan ada pesanan 200 botol untuk esok hari. Ria yakin kalau ia hanya menunggu pesanan, tanpa berbuat apa-apa, maka jumlah minuman yang laku hanya segitu-gitu saja seperti saban hari.

Kisah Rainbow Fruit MOMCA Koktail ini berawal dari kedatangan teman-teman anaknya yang saat itu masih SD ke rumah. Ria sang ibu yang biasa dipanggil mommy Caca (disingkat jadi merk Momca) berpikir mau menyajikan apa untuk mereka. Untuk beli di luar, ia ingat beberapa orang tua teman anaknya melarang untuk jajan sembarangan. Akhirnya dibuatlah es jeruk dengan campuran buah potong. Beberapa anak ada yang membawa pulang es tersebut. Ternyata para orang tua memberikan respon yang positif.
Dan setelah melihat di luaran ternyata belum begitu banyak pemain kuliner untuk jenis minuman, Ria memutuskan untuk menjalani usaha ini. Ia yang masih bekerja kantoran, menyiapkan sendiri semuanya. Setelah selesai urusan rumah tangga pada jam sembilan malam, Ria mulai berproduksi hingga selesai di jam 12 malam. Di pagi hari tinggal kirim pesanan. Minta reselller jemput jam tujuh pagi sebelum Ria berangkat ke kantor.

Produksi dikerjakan setiap hari agar rasa tetap _fresh_ dan tumbuh semangat untuk menjual habis semua stok yang tersedia. Untuk pesanan dalam jumlah besar seperti untuk seminar yang pernah memesan hingga 200 botol, Ria mengerahkan bantuan dari anaknya dan para ibu tetangga untuk membantu memotong-motong buah. Di malam hari, ia tinggal meracik air jeruk dan mencampur semua bahan. Kulkas dan freezer sudah berhasil Ria dapatkan dari hasil penjualan Momca ini.

Untuk bahan baku, Ria mudah mendapatkannya di pasar induk sepulang kerja. Nenas, pepaya, dan melon, gampang didapat karena sepanjang musim ada. Bengkoang tidak jadi pilihan karena cukup keras untuk para orang tua.
Jenis buah bisa ditambah sesuai permintaan. Ada yang pesan dengan tambahan buah kiwi, stroberi, klengkeng, atau leci. Dipilih buah kaleng karena tidak akan mengubah rasa. Isinya bisa ditakar hingga mempercepat proses produksi. Pernah Ria membeli buah tambahan yang segar. Ternyata mempengaruhi rasa dan isinya sering ada bagian yang tidak bisa dipakai. Pernah buahnya sudah kurang segar mencapai satu kilogram hingga rugi adanya. Jadi, dipilihlah si buah kaleng sebagai buah tambahan.

Untuk rasa manis, juga ada pilihan. Mau pakai gula pasir biasa atau gula singkong untuk yang sedang diet atau diabetes. Bila gula pasir sulit larut di air dingin, maka gula singkong gampang larut karena berbentuk cairan. Gula singkong juga bisa dipakai untuk pembuatan kue. Ria turut memasarkan gula singkong, bekerjasama dengan tetangganya yang produsen gula singkong.

Ria membuat tiga jenis kemasan. Botol besar untuk keluarga, botol kecil untuk pekerja kantoran dan masiswa, dan yang plastik pouch untuk anak-anak.

Untuk memasarkan produknya, Ria menjual Momca di garasi rumah, di koperasi kantor, toko online, dan kepada _reseller_. Mengikuti pelatihan dan komunitas juga bisa menambah luas area pemasaran.
Persaingan antar pedagang minuman cukup ketat. Peniru produk cukup banyak. Harga beda 2-3 ribu, pembeli pindah. Jadi Ria sangat mengandalkan para _reseller_nya. Ia mengajarkan kepada mereka untuk menawari
pelanggan dengan senyuman. Tanya yang dibutuhkan seperti apa. Jelaskan apa saja keunggulan produk kita, dan jangan sampai menjatuhkan produk orang lain.

Setelah koktail buah, ternyata muncul permintaan es lilin/mambo. Kini Ria juga menitipkan es lilin ke kantin-kantin sekolah. Tiap hari ia membuat 200 batang es. Tiap kantin dititipkan 50 batang, dijual 1500 rupiah ke pemilik kantin, dan dijual kembali seharga 2000 rupiah. Tiap pagi es diantar ke kantin memakai ojek langganan.

Sebagai pembeli, kita bisa mengetahui kualitas dari produk dengan pertama melihat kemasannya. Rapi, bersih atau tidak. Seperti untuk es lilin, setelah beku, Ria menyiram kembali esnya dengan air, lalu dimasukkan ke kemasan plastik sebanyak 10 buah per plastik. Jadi tidak banyak terkontaminasi dengan tangan pembeli.
Setelah diminum, kualitas pemanis pada produk minuman akan ketahuan. Apakah bikin seret di leher, mengakibatkan batuk, atau aman-aman saja.

Pameran terbesar yang pernah Ria ikuti adalah Halal Festival di Jakarta Convention Centre. Bergabung dengan pelaku UMKM binaan Salimah, karena untuk biaya stand sendirian, cukup mahal bayarannya. Dengan bergabung di komunitas, wawasan mengenai kebersihan dan kehalalan suatu produk juga bertambah. Kini Momca sudah memiliki sertifikat halal. Hanya sertifikat BPPOM yang belum dimiliki, karena persyaratannya harus memiliki dua dapur, terpisah antara dapur rumah tangga dan dapur produksi. Karena minuman termasuk kuliner yang tidak tahan lama, harus segera dikonsumsi dalam waktu 2-3 hari, maka sertifikatnya dari BPPOM. Sedangkan kerupuk atau keripik yang kering, memakai sertifikat IRT.

Karena itu, UMKM kelas bawah cukup kesulitan untuk naik kelas memasarkan produknya ke kalangan atas yang selalu meminta banyak persyaratan, seperti tersedianya sertifikat BPPOM tadi.

Promo dari mulut ke mulut dan kekuatan relasi, masih jadi andalan Ria. Harapannya agar pemerintah menyediakan tempat untuk UMKM kelas bawah untuk promosi produk.

Pesanan terbanyak yang Ria pernah dapatkan sebesar 400 botol Momca koktail. Rencana ke depan, Ria berkeinginan mengembangkan produk terkait buah seperti puding dan klapetart.
Yuk, yang ingin merasakan segarnya Momca Koktail, bisa menghubungi Ria melalui instagram momca_food_ria.

(Cerita UMKM bag.3 by Emy, Humas PW DKI Jakarta).

MELAWAN DIRI SENDIRI demi PENGEMBANGAN USAHA

Dalam perjalanan kehidupan, seringkali musuh terbesar yang kita hadapi bukanlah orang lain atau situasi eksternal, tetapi diri kita sendiri. Melawan diri sendiri merupakan tantangan yang kompleks, namun juga penting untuk mencapai pertumbuhan pribadi dan kebahagiaan yang sejati.

Hal ini dirasakan sebagai kendala dalam menjalankan usaha, bagi Yunita Andriani, seorang pengrajin perhiasan aksesoris dari Depok. Bermula di masa pandemi 2021, Yunita mencoba membuat aksesoris untuk tali masker. Melihat respon yang positif, Yunita memutuskan untuk berusaha lebih serius dalam memproduksi aksesoris dengan mengusung merk YuAndcraft.

Yunita memanfaatkan perhatian pemerintah kota Depok yang diberikan kepada para pelaku UMKM. Mengikuti pelatihan, baik berupa cara produksi, pembuatan konten media sosial, pembuatan catatan keuangan yang rapi, memanfaatkan kemudahan untuk akses promo di pameran dan bazar, hingga bantuan modal. Semua itu cukup membantu Yunita dalam mengembangkan usahanya.

Yunita senantiasa menerapkan cara amati, tiru, dan modifikasi saat mendapatkan pelatihan. Memiliki ciri khas adalah kiatnya agar bisa bersaing dengan produk yang datang menyerbu dari luar negeri.

Menjadikan aksesoris buatannya sebagai hadiah atau souvenir di kegiatan Salimah, sangat membantu produknya makin dikenal. Pesanan mulai banyak menghampiri, baik dari pembeli maupun reseller. Ia kini juga diminta mengisi workshop untuk memberikan pelatihan. Bekerjasama dengan pelaku usaha busana saat event fashion show juga kerap dilakukan.

Untuk mengikat hati pelanggan, Yunita tidak hanya menjual aksesoris kreasinya sendiri, namun juga menerima pesanan sesuai permintaan pelanggan. Apakah mau aksesoris dari bahan bebatuan atau manik-manik plastik misalnya. Para remaja biasanya menyukai aksesoris berupa cincin dan gantungan kunci. Sedangkan kaum ibu menyukai bros dari batu mutiara sebagai pelengkap busana karena sifatnya yang tahan lama dan tidak ketinggalan zaman.

Selain itu, ibu berputra empat anak ini, juga menerima layanan servis memperbaiki aksesoris. Biasanya yang perlu diperbaiki adalah bagian peniti dari bros buatan orang lain. Itulah sebabnya Yunita selalu menggunakan bahan pendukung dari grade A untuk produknya. Agar tetap tajam dan tidak merusak kain.

Promo produk ia lakukan melalui status Whatsapp dan Instagram yuandcraft. Keharusan membuat konten secara rutin cukup menyita banyak waktu baginya. Karena belum memiliki asisten, Yuanita masih mengerjakan sendiri semua produknya.

Terkadang rasa jenuh datang menghampiri. Inilah sebabnya mengapa Yuanita merasa perlu melawan dirinya sendiri. Bila mengingat antrian pesanan dan keluarga yang sangat mendukungnya selama ini, semangat Yuanita bangkit kembali.

Kepada pemain pemula, ia berpesan agar memulai usaha yang disenangi, agar apa yang dikerjakan tidak menjadi beban. Jangan pedulikan omongan orang, tetap berusaha dan konsisten agar usaha berkembang.

Melawan diri sendiri bukan berarti menekan atau menyangkal kelemahan kita. Sebaliknya, itu adalah tentang menerima kelemahan sebagai bagian dari pertumbuhan. Dengan memahami bahwa kesalahan adalah kesempatan untuk belajar, kita dapat melihat setiap tantangan sebagai langkah menuju versi terbaik dari diri kita.

(Cerita UMKM, bag.2 by Emy, Humas PW DKI Jakarta)

SALON MUSLIMAH, SOLUSI ME TIME untuk PEREMPUAN

Me time berasal dari bahas Inggris yang artinya adalah waktu untuk diri sendiri. Menurut Collins Dictionary, me time adalah waktu yang diluangkan oleh seseorang untuk dirinya sendiri dan melakukan hal-hal untuk menyenangkan dirinya.

Melakukan me time di sela kesibukan mengurus keluarga dan pekerjaan bagi seorang perempuan adalah sebuah kebutuhan.
Me Time bisa membantu diri terbebas dari gangguan pikiran, sehingga tidur pun menjadi lebih berkualitas. Hingga akhirnya dapat meningkatkan kualitas keseimbangan hubungan dengan pasangan dan anak-anak.

Salah satu cara yang sangat disukai perempuan adalah me time di salon kecantikan. Merasakan layanan dan terbebas sejenak dari gangguan rutinitas adalah hal yang dicari saat me time di salon.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Yunita, pemilik salon muslimah Amira. Walau saat ini banyak produk kecantikan dijual online dan tutorial perawatan diri berseliweran di media sosial, tetap saja jasa layanan salon tetap dibutuhkan. Karena ada perawatan diri yang memerlukan bantuan orang lain untuk mendapatkan hasil maksimal. Seperti creambath, totok wajah, dan massage.

Yunita yang mendirikan salon muslimah Amira di tahun 2009 dan berlokasi di Depok ini, sangat yakin akan prospek bisnis salon muslimah di masa yang akan datang. Terbukti ia dan rekannya sudah memiliki 11 cabang dan 3 kemitraan saat ini.

Amira yang memiliki arti putri yang cantik, senantiasa berupaya meningkatkan kualitas dengan memberikan pelatihan skill kepada para karyawan, meningkatkan ruhiyah mereka dengan pengajian rutin, agar memiliki perilaku yang baik. Karena salah satu kiat agar pelanggan selalu ingin kembali adalah ketika ia merasakan kenyamanan saat dilayani, yang bukan saja dikarenakan oleh skill karyawan yang mumpuni tapi juga akhlak yang baik.

Dalam mencari karyawan maupun mitra usaha, Yunita sangat mengedepankan kesamaan visi misi. Pernah ia mendapatkan seorang pelamar yang mengaku mualaf dan sangat berminat untuk bekerja di Amira. Namun karena ia tidak bisa memperlihatkan surat keterangan kemualafannya dan di KTP nya masih berstatus agama yang lama, walau katanya sedang diproses pergantian KTP, Yunita merasa enggan merekrutnya menjadi karyawan. Dalam mendapatkan mitra juga demikian. Ketika mendapatkan seorang calon mitra muslimah yang belum menutup aurat dengan sempurna, Yunita kurang berkenan untuk menjalin kerjasama.

Dalam mengembangkan usaha, mengambil alih salon yang hampir tutup, juga pernah dilakukan. Agar pekerja muslimah mendapatkan kesempatan kembali untuk berkarya tanpa harus berinteraksi dengan lawan jenis. Cukup banyak karyawan yang awal mulanya bekerja di salon umum. Karena kebutuhan ekonomi, mau tidak mau harus memegang tamu lelaki. Mereka merasa terbantu dengan dipekerjakan di salon khusus muslimah.

Usaha salon tidaklah sama dengan bisnis kuliner atau minuman. Di bulan-bulan pertama, produk bisa laris manis karena sedang tren/viral. Tapi setelah dua tiga tahun bisa ditinggalkan pelanggan karena muncul tren baru. Usaha salon tidak bisa seperti itu. Perlu waktu tahunan untuk membangun kepercayaan pelanggan.

Berkat terus menempa diri menambah skill dengan mengikuti pelatihan di lembaga, bergabung di komunitas pengusaha, rajin membuat promo dan berbagi info di media sosial, membuat salon muslimah Amira semakin berkembang. Bahkan karena jeli melihat kebutuhan masyarakat, lulusan sarjana sastra Inggris yang sudah suka merawat diri sejak SMP ini, juga ada membuka cabang salon Amira tanpa embel-embel muslimah, diperuntukkan untuk perempuan muslim dan non muslim.

Kini anak-anak perempuan juga mulai suka merawat diri sejak dini. Perawatan rambut cukup banyak disukai karena mereka suka aroma buah-buahan di produknya. Dengan bahan natural, anak TK hingga SD cukup meramaikan pelanggan Amira. Bersama sang ibu, mereka merasakan pelayanan perawatan diri. Sebab mereka hidup di zaman yang penuh polusi dan mengkonsumsi aneka makanan yang penuh lemak sehingga sangat mempengaruhi kesehatan kulit tubuh. Sementara para lansia lebih sering meminta layanan relaksasi untuk menghilangkan rasa lelah, dan pewarnaan rambut untuk yang mulai ubanan. Asyiknya lagi, Amira membuka jasa pelayanan untuk dipanggil ke rumah.

Kesibukan Yunita menjalankan usaha terbantukan pula berkat anak-anaknya yang sudah besar. Amira memiliki admin khusus untuk menangani media sosial, dan salon cabang juga tidak harus didatangi setiap hari. Ini cukup membantu Yunita membagi waktu antara keluarga, usaha, dan dakwah. Bagi yang ingin mengenal Amira lebih lanjut atau ingin membangun kemitraan, bisa melihat postingan di Instagram salonamira.official.

(Cerita UMKM bag.1 by Emy, Humas PW DKI)

ANTUSIAS PARA IBU KEPULAUAN SERIBU TERKAIT KESEHATAN

Pertanyaan terkait kesehatan, khususnya penyakit yang sekarang ini sedang marak seperti diabetes, kolesterol dan lainnya, ditanyakan dengan penuh antusias oleh para ibu di Kepulaun Seribu, saat kegiatan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh dr. Yulia Andani Murti. Mereka juga bertanya terkait tips menjaga lutut agar tidak mudah nyeri dan capek serta cara efektif menurunkan berat badan.

Para ibu yang tergabung dalam Majelis Taklim Durratun Nasihin di pulau Pramuka tersebut, menyimak dengan khidmat materi Cara Hidup Sehat ala Rasulullah yang dipaparkan Yulia.

Selain 70 orang ibu, kegiatan juga dihadiri oleh pejabat kelurahan pulau Panggang, Jamaluddin dan Abdul Salam. Ini dikarenakan acara juga merupakan peresmian Persaudaraan Muslimah (Salimah) Pimpinan Daerah Kepulauan Seribu.

Bertempat di rumah ketua baru PD Kepulauan Seribu, dra. Setiyawaty, menyampaikan rasa syukur dan bangganya akan kehadiran rombongan Salimah PW Jakarta. Beliau mengajak para ibu untuk aktif di kegiatan Salimah nantinya.

Diharapkan kehadiran Salimah juga bisa membantu kegiatan masyarakat khususnya bidang ekonomi, karena di pulau Pramuka hampir sebagian lebih masyarakat berprofesi sebagai pedagang. Hasil olahan ikan maupun makanan siap saji, serta warung makan menyajikan menu masyarakat sekitar, merupakan produk andalan masyarakat setempat.

Selain pemaparan program kerja Salimah, acara juga diisi dengan pelantikan pengurus baru.

Para peserta menyatakan sangat senang dan tertarik bergabung dengan Salimah, apalagi melihat seragam ungu yang pengurus kenakan, sungguh cantik kelihatan.

Kegiatan tidak berhenti di tanggal 9 Desember 2023 itu saja. Keesokan paginya acara berlanjut kembali dengan senam bersama lansia sehat. Diikuti 30 orang peserta, sungguh menambah semangat pengurus dan warga.

Selamat bertugas pengurus baru. Semoga amanah baru membawa keberkahan.

SIAPA TEMANNYA

ألسلام عليكم ورحمه الله وبركاته

Semangat Pagi Sahabat Salimah 💜✨

BERITAHU AKU SIAPA TEMANNYA, MAKA AKAN KUBERITAHU KEPADAMU SIAPA DIA

Kita sering mendengar sebuah peribahasa, betul kan? Terpikirkah oleh saudara, darimana datangnya peribahasa tersebut?

Tentu saja dari orang-orang tua yang bijaksana pada zaman dahulu, dimana mereka telah mengalami pengalaman panjang dalam hidup ini lalu ingin meninggalkan sebuah nasihat bagi generasi berikutnya, dengan untaian kalimat yang mudah diingat dan indah diucapkan. Maka jadilah peribahasa.

Satu hal tentang peribahasa ini yang menarik, bahwa di seluruh dunia nasihat-nasihat yang disampaikan hanya berbeda dalam kata, tetapi selalu seragam dalam makna.

Apa artinya? Itu berarti; Pengalaman dalam hidup ini mengenai watak manusia selalu sama di belahan bumi manapun. Zaman boleh berganti, kondisi bisa berubah, tetapi sifat dasar manusia akan tetap seperti itu di setiap negeri.

Contohnya nasihat tentang persahabatan dari orang-orang barat simaklah dalam peribahasa ini,

Birds of a feather flock together.

(Burung-burung hanya akan sekawanan dengan jenis yang sama)
Maknanya, seseorang akan memiliki sifat yang sama dengan sifat teman-temannya dalam satu kelompok dimana ia berada.

Apakah nasihat ini hanya berlaku khusus di negeri barat? Tunggu dulu, ternyata orang-orang bijak di China juga berpesan hal yang serupa,

Cang ying bu ding wu feng dan.

(Lalat tak pernah hinggap pada telur yang tak retak) 
Maknanya, seseorang yang tak baik cenderung mengundang teman-teman yang tak baik pula.

Bangsa arab pun sejak dulu telah mengenal sebuah mahfudzat yang berbunyi,

سُوْءُ الخُلُقِ يُعْدِي

(Perangai yang tidak baik itu menular kepada kawannya)
Maknanya, berhati-hatilah dalam memilih teman, karena sifat temanmu lambat laun akan menjadi sifatmu juga.

Bahkan jika saudara berasal dari Jawa, ada sebuah peribahasa leluhur yang mengatakan,

Ojo cedhak kebo gupak.

(Jangan dekat-dekat dengan kerbau yang kotor)
Maknanya, jangan coba-coba masuk dalam kelompok yang kurang berbudipekerti, karena nanti akan mempengaruhi diri sendiri.

Belum cukupkah bukti-bukti di atas, bahwa fenomena pertemanan selalu menghasilkan kesimpulan yang sama, yaitu seseorang pasti terpengaruh dengan baik atau buruk sahabatnya.

Oleh karena itu, kasihanilah diri kita sendiri untuk tidak terlalu banyak bergaul dengan orang-orang yang hanya melemahkan. Pilih-pilih group dan channel di medsos yang kita ikuti, mengapa masih bertahan pada group yang setiap hari hanya dipenuhi kata-kata negatif.

Kita dibentuk oleh lingkungan, maka pilihlah yang baik-baik saja bagi diri kita.

Salam Hijrah
⏰ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

✍🏻Ustadz Arafat

Selamat beraktifitas semoga Allah berkahi hari hari kita Aamiin

Wajar Dia Merepet

Merepet = Ngomel

Mengapa saya pakai judul sebelumnya Wajar Donk Aku Merepet, karena yang ngomong dari sisi istri. Dan sekarang yang ini judulnya Wajar Dia Merepet, karena yang ngomong dari sisi suami.

Kelihatan bedanya ?
Atau sama aja menurut Anda ?
Sangat berbeda kawan.

Perintah Allah kepada seorang istri, hormat, patuh dan taat sama suami. Diam saat suami bicara. Menjaga harga diri suami. Maka, ketika istri ngomong Wajar Donk Aku Merepet, aku tuh lelah tau. Aku capek.

Maka, dimana peluang menjalankan perintah sabar kalau tidak ada cobaan begitu. Dimana ada kesempatan untuk hormat, patuh dan taat, serta diam saat suami bicara yang tidak sesuai kehendak istri. Jika tidak ada pernikahan, jika tidak ada suami yang mentiko, alias gak tahu diri. Udah gak kasih nafkah dan skincare, sok paten pulak. Suami model begitulah yang jadi ladang amal untuk sabar.

MEREPET SYAR’I

Wajar Donk aku Merepet.
Ok,. Boleh merepet. Bukan gak boleh.
Ada kok merepet yang syariah, yaaa.

Caranya :

  1. Jangan di depan suami. Karena itu dilarang.
  2. Merepetlah dalam hati, biar gak kedengaran sama suami.
  3. Narasi repeten yang syar’i :

Ya Allah, begini amat lah cobaan untuk ku sebagai istri. Jika ini karena dosa dosa ku dimasa lalu. Maka, jadikanlah sabarku sebagai ladang amal untuk penghapus dosa. Jika ini bukan karena dosa dosaku. Maka jadikanlah kesabaranku menjadi kebaikan, agar Engkau merubah prilaku suamiku agar taat padamu. Jadikan kesabaranku menjadi pendorong rezeki agar kami bisa beli Merci dan Jalan Jalan Keluar Negeri 3x dalam setahun.

PERINTAH UNTUK SUAMI

Perintah Allah kepada seorang suami terhadap istrinya, menyayanginya, menafkahinya, berlaku lemah lembut, membimbingnya, membantu urusan rumah tangga.

Maka, ketika istrinya merepet, suami yang baik budi, tapi tidak rajin menabung, karena duitnya telah habis demi beli skincare istrinya.

Melihat istrinya capek, lelah, dan merepet sambil kerja atau didepannya, lalu dalam hatinya suami berkata : Wajarlah dia merepet.

Akhirnya si suami bisa lebih sabar menghadapi istrinya. Peluang untuk mematuhi perintah Allah agar berlaku lemah lembut dan sayang terhadap istrinya bisa dijalani dengan ringan. Suami jadi mau cuci piring, cuci baju, dan lainnya. Bukan karena disuruh istrinya. Tapi, kesadarannya sendiri.

Sehingga istri model begitu menjadi ladang amal bagi suami. Makanya disebut pernikahan itu ibadah seumur hidup bagi suami dan istri.

Ketika dapat suami yang tahu diri seperti itu. Harusnya istri membalasnya juga dengan bersikap tahu diri. Udah, mas. Adek aja yang cuci piringnya. Mas, cari duit saja sana banyak banyak. Biar bisa gaji pembantu, atau bisa menafkahi “adik baru” nanti untuk saya. 😁 Waah..ini istri dan suami sholeh/ah banget lah. TOP BGT. Hanya ada di Metaverse.

DALIL JANGAN DI BALIK

Kalau suami pakai ayat : kamu istri harus hormat sama saya, bahkan istri itu hampir diperintahkan sujud sama suami. Maka, wajar aku marah kalau kau merepet.

Kalau suami pakai dalil ini, akan mudah naik tensi suami, dan mukulin istrinya. Ayat tadi dijadikan pembenaran atas prilaku kasarnya suami.

Ketika dipersidangan KDRT, ditanya kenapa mukul istri. Wajar aku pukul, asik merepet aja muncungnya tiap hari. Gak tau apa aku capek pulang dari kantor. Sampe rumah, bukannya dapat sambutan hangat. Malah, repetan.

Kalo suami kek gitu. Itu namanya pembenaran. Akibat ketidak mampuan suami berlaku lemah lembut terhadap istrinya. Gak mampu sabar menghadapi istrinya. Gak mampu mendidik istrinya. Gak mampu menafkahi istrinya dengan cukup.

KISAH UMAR & ISTRI FIR’AUN

Kisah Umar yang begitu garangnya di Medan perang. Sampai iblis aja takut dengan Umar. Ketika pulang istrinya merepet. Bisa tetap sabar.

Kisah Umar ini. Sering dipakai para istri istri untuk jadi pembenaran atas sikapnya yang tidak bisa menahan repetan sama suami. Lihat nih, Umar aja bisa sabar sama istrinya. Kamu, masa gak sabar sama saya. Baru merepet sikit.

Harusnya, istri istri pakai kisahnya Istri Firaun. Yang tetap bisa ramah, hormat, menjadi istri Sholehah walau suaminya, bejatnya sampai di laknat Allah. Suami kita kan gak sampai di laknat Allah. Jadi, masih kecil lah ujian anda sebagai istri dibandingkan istri fir’aun.

Kalau para suami ngomong begini.
Mengapa istri istri tidak pakai kisahnya Istri Firaun ?? Karena gak mau di salahkan kan ?? Gak mau mengakui kalau salah ?? Ego mau menang sendiri, merasa benar sendiri kan ??

Kisah Umar tersebut nasehat untuk para Suami, walaupun suami punya potensi untuk memukul istri, tetap bisa lemah lembut dengan istri yang merepet. Dengan meneladani sikap Umar. Suami bisa lebih sabar.

Kalau para istri ngomong begini.
Mengapa suami suami tidak pakai kisahnya Umar ?? Karena gak mau di salahkan kan ?? Gak mau mengakui kalau salah ??

Akhirnya tidak terjadi saling memahami dalam rumah tangga. Karena masing masing punya dalil. Masing masing pegang ayat. Pegang alasan. Masing masing punya pembenaran. Kapan akurnya ?? Kalau tidak ada kesadaran mengkoreksi diri masing masing.

KESIMPULAN

Kelen pahami dulu ayat, dalil, kisah kisah, quote, kata kata bijak. Kalau hal itu bisa membuat prilaku kalian menjadi LEBIH BAIK. Pegang itu sebagai landasan bertindak.

Kalau ayat, dalil, kisah, kata kata bijak tersebut. Membuat kalian merasa benar, tidak mau mengakui kesalahan. Menjadi pembenaran. Makin berulang prilaku salahnya. Berarti salah pakai. Berarti salah paham. Bukan untuk kalian ayat ayat itu.

Karena setiap dalil, ayat, kisah, kata kata bijak. Itu ada peruntukannya. Untuk siapa ditujukan, maka dialah yang mengamalkannya.

Setiap ayat, dalil, ada himbauannya. Hai orang orang beriman..berarti himbauan untuk yang beriman saja. Hendakla para istri, bla bla… Berarti untuk istri. Hendaklah para suami, bla bla..Berarti untuk suami.

Kalau gak ada narasi himbauannya, gimana Solver..? Pakailah akalmu untuk menganalisa dan memahami narasinya. Itulah gunanya akal dalam beragama. Gak paham juga setelah pakai akal sendiri. Tanya Ulama.

By : Solver Ferri Azwar

PERGANTIAN YANG PERCUMA


Mau ada pergantian apapun di dunia. Mulai dari kalender sampai pemimpin.
Mau ganti trend atau ganti Friend.

Semua akan tetap sama saja kalau :
1. Takwamu tidak bertambah
2. Ilmumu tidak bertambah
3. Dan amalmu tidak bertambah

Jika ketiga di atas tidak berubah.
Maka satu-satunya yang berubah hanyalah umurmu. Yang sebenarnya semakin hari semakin sedikit. Dan kesempatan pun kian menipis.

Tidak usah terlalu takjub pada perubahan jika perubahan yang dimaksud bukanlah dirimu.

Jika semua hal berubah kecuali dirimu, itu sebenarnya berarti bahwa, dunia perlahan sudah meninggalkanmu dan melupakanmu.

Masih adanya umur seharusnya menjadi modal utama mendekatkan diri kepada Allah. Makin takwa sebelum ajal tiba.

Dan kesempatan hidup setiap hari juga merupakan kesempatan untuk mengubah pengetahuan dengan menambah ilmu. Sehingga dikatakan.. “Carilah ilmu dari buaian sampai ke liang lahat”. Karena setiap hari seharusnya adalah belajar.

Dan ilmu tiada berguna jika tidak pula bertambah amal. Karena buahnya ilmu adalah amal.

Sudah tahu, ya harus melakukan.
Sudah tahu caranya, ya harusnya memudahkan menambah amal.

Jika kau dapati tahun bertambah, waktu berlalu, dan amalmu tak jauh beda dari sebelumnya, maka itu adalah musibah.

Allah SWT berfirman dalam Alquran Surah Al-Hasyr (59): 18 yang berbunyi:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”


✍ *Ditulis oleh Andre Raditya*

•┈┈••••••○❁❀KOMA❀❁○••••••┈┈•

PJ Kepenulisan : 📝 _Fia Mustafiah_
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

CARA ALLAAH MENYAYANGIMU

ﺑِﺴْﻢِاللّٰهﺍﻟﺮَّﺣْﻤٰﻦِﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢ

Semua yang Allah takdirkan adalah Kebaikan, untukmu

Cara Allah menyayangi mu terkadang bukan dengan memberi mu hidup dalam limpahan harta, tapi dengan memberi mu hidup penuh kesederhanaan, sebab Allah ingin meringankan hisab mu.

Cara Allah menyayangi mu terkadang bukan dengan memberi mu kesehatan, tapi dengan memberi mu sakit, sebab Allah ingin menghapus dosa-dosa mu.

Cara Allah menyayangi mu terkadang bukan dengan cara memberi mu kebahagiaan dan kenyamanan, tapi dengan memberi mu berbagai musibah dan ujian, sebab Allah ingin meninggikan derajad mu kelak di surga.

Cara Allah menyayangi mu terkadang bukan dengan cara mengabulkan apa yang engkau inginkan, tapi dengan menunda doa mu atau menggantikan sesuatu yang lain, sebab Allah tahu bahwa ada bahaya dibalik yang kau minta.

Untuk itu tetaplah berhusnudzon kepada Allah, atas segala kesusahan, sakit, ujian, kesulitan dan kegagalan yang kau hadapi.

Karena jalan untuk menuju surga-Nya itu tak mudah.
Butuh ujian agar kita mendapatkan banyak pahala dari-Nya.
Butuh kesabaran agar kita mendapat ridho-Nya,
Butuh sakit agar kita mendapatkan ampunan-Nya,
Butuh pengorbanan agar kita mendapatkan kedudukan yg tinggi di surga-Nya.

Begitulah terkadang cara-cara Allah menyayangi mu..

Bahkan beberapa luka diciptakan untuk tidak sembuh, agar menjadi pelajaran bermakna dan jika kita IKHLAS, maka akan mendapat pahala.

Maka bersabarlah pada semua takdir yang kau hadapi, sungguh pada akhirnya engkau akan mengerti bahwa dibalik semua yang telah Allah gariskan ternyata menyimpan banyak kebahagian dan kebaikan.

سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَ بِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلٰه إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُك وَ أَتُوبُ إِلَيْكَ

“Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik”

“Maha Suci Engkau Ya Allah, dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu”
بَارَكَ اللّٰه فِيْكُمْ *🌻🌻*

INDAH KARENA TIADA

Seorang guru memberikan tugas kpd para siswanya utk menuliskan tujuh keajaiban dunia.
Malamnya sang guru memeriksa tugas tsb. Sebagian besar siswa menuliskan : piramida, Taj Mahal, tembok besar China, menara Pisa, kuil Angkor, menara Eiffel, dan candi Borobudur.

Lembar demi lembar memuat hal yg hampir sama. Bbrp perbedaan hanya terdapat pada urutan daftar tsb. Tapi guru terus memeriksa sampai lembaran terakhir.

Dan di lembaran terakhir, sang guru terdiam. Lembar milik seorg gadis kecil pendiam berisikan :
7 keajaiban dunia : bisa melihat, bisa mendengar, bisa menyentuh, bisa disayangi, bisa merasakan, bisa tertawa, dan bisa mencintai.

Setelah duduk terdiam bbrp saat, sang guru menutup lembaran itu, kemudian menundukkan kepalanya seraya berdoa, mengucap syukur utk gadis kecil pendiam di kelasnya, yg telah mengajarkannya sebuah pelajaran hebat, yaitu tdk perlu mencari sampai ke ujung bumi utk menemukan keajaiban.
Keajaiban itu ada di sekeliling kita, utk kita miliki dan tak lupa utk kita syukuri.

Apa yg kita cari dlm hidup ini?
Kita hidup di desa, kita merindukan kota. Kita hidup di kota, merindukan desa.
Kalau kemarau, kita bertanya kapan hujan. Di musim hujan kita bertanya kapan kemarau.

Diam di rumah, inginnya pergi. Setelah pergi, inginnya pulang ke rumah. Waktu tenang, cari keramaian. Waktu ramai, cari ketenangan.

Dulu ketika masih sendiri, mengeluh ingin nikah. Setelah berkeluarga, mengeluh blm pny anak. Setelah pny anak, mengeluh betapa beratnya biaya hidup dan pendidikan.

Ternyata, SESEUATU TAMPAK INDAH KARENA BELUM KITA MILIKI.

Kapankah kebahagiaan dpt kita dapatkah, kalau kita selalu mengharapkan apa yg belum ada. Tapi mengabaikan apa yg sudah kita miliki. Jadilah pribadi yg selalu bersyukur dgn rahmat yg sudah kita miliki.

Mungkinkah selembar daun yg kecil dpt menutupi bumi seluas ini? Menutupi telapak tangan saja sulit. Tapi kalau daun kecil ini menempel di mata kita, maka tertutuplah bumi dgn daun. Begitulah hati, bila pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan di mana-mana. Bumi ini pun akan tampak buruk. Jgn menutup hati kita dgn pikiran buruk walau hny seujung kuku.

Syukurilah apa yg sdh kita miliki, sbg modal utk memuliakanNya. Krn hidup adalah waktu yg dipinjamkan, dan harta adalah berkah yg dipercayakan. Dan semua itu kelak akan dimintai pertanggungjawaban.

Jadi, bersyukurlah atas nafas yg masih kita miliki, bersyukurlah atas keluarga yg kita miliki, bersyukurlah atas pekerjaan dan kegiatan yg kita miliki. Bersyukur dan selalu bersyukur di dlm segala hal.